Juga malam ini. Diam di rumah. Merayakan penghujung tahun dalam sunyi. Tidak di jalanan, tidak di tengah kerumunan. Di depan televisi, yang tak lagi menayangkan prosesi perkabungan Gus Dur, mantan presiden republik ini, yang siang tadi direbahkan di Jombang. Bendera setengah tiang masih berkibar-kibar di pinggir jalan, menyaksikan gemuruh terompet yang berdansa-dansi di tengah jalan.

Pesta dan belanja, di layar itu.

Sedang di depan layar ini, seperti pada malam natal lalu, ketika di gereja diperlantunkan lagu “Malam Kudus”, dengan syair malam kudus, sunyi senyap, saya terlelap.

Selamat tahun baru 2010.