Menyitir Mario Teguh, Mas Gogo bercerita tentang almarhum istrinya. “Kita baru merasa memiliki setelah apa yang kita miliki tak lagi ada pada kita,” bunyi sitiran itu.

“Saya baru merasa memiliki istri saya ketika dia sudah tidak ada,” ujar pensiunan Radio BBC London ini. Mbak Rina, istrinya, 40 hari lalu berpulang. Setelah bersahabat dengan kemoterapi, perempuan bernama lengkap Chatarina Sudjiati itu tutup usia pada angka 60 tahun 6 bulan.

Ada nada sesal dari pria 64 tahun yang belum lama pulang ke Indonesia dan tinggal di sebuah kampung di Jogja. Namun, di balik sesal itu, terasa benar kebanggaan Mas Gogo pada mendiang istrinya. “Saya bisa seterika, bisa seperti ini, berkat bentukan istri saya,” cetusnya sedikit terbata.

Para sahabat yang duduk di dalam joglo maupun di bawah tenda, hening mendengarkan kesaksian ini. “Sesudah istri saya meninggal, yang saya lakukan melulu memujinya.”

Peristiwa kecil, refleksi mendalam. Terima kasih Mas Gogo.

Koplak-Jogja, 17 Desember 2009,

AA Kunto A [aakuntoa@gmail.com]