Ini hari terakhir di 2007. Ya, penghujung tahun yang digelisahkan di mana-mana. Sore ini, banyak orang bergegas hendak segera melewatkan tengah malam.

Apa sebenarnya yang istimewa dari pergantian tahun? Tidak ada. Pinter-pinternya orang pinter aja mengkomodifikasi waktu menjadi barang dagangan. Seperti dikritisi media-media belakangan. Pesta di mana-mana. Kembang api membuncah di langit-langit malam.

Ah, tidak tega rasanya. Di Solo, saudara-saudara terendam banjir akibat Bengawan Solo muntah-muntah. Di Karanganyar, tanah longsor membenam pula. Bencana-bencana sedang silih menghardik negeri ini.

Biarlah malam ini berlalu sebagaimana malam-malam biasanya. Biarlah bintang menerangi jiwa-jiwa yang sepi. Dan biarlah doa mengiring duka saudara-saudara yang sedang menderita. Tanpa terompet. Tanpa gegap-gempita.